LATAR BELAKANG MASALAH
Lele
adalah salah satu ikan yang mudah di kembang biakan karena ikan lele sangat
kuat terhadap perubahan musim apapun, bahkan untuk musim yang exstrim
sekaliupun. Selain dari itu ikan lele sangat mudah untuk di pasarkan karena banyak
kalangan sangat suka terhadap masakan yang berbahan dasar lele. Akan tetapi
banyak peternak lele yang justru gulung tikar karena
menghadapi musim yang sangat exstim.
Untuk
itu lah penulis mengambil judul “CARA BETERNAK
LELE YANG BAIK” dimana dapat memberikan sedikit informs bagi yang berminat beternak
lele. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Rumusan masalah
1.
Bagaimana cara beternak lele yang baik?
2.
Induk lele seperti apa yang baik untuk di
kembangbiakan?
3.
Bagaimana cara mengantisipasi kendala dalam beternak
lele?
Tujuan Penelitian
1.
Memberikan informasi bagaimana cara beternak
lele yang baik.
2.
Dapat memilih induk lele yang baik.
3.
Cara mengantisipasi kendala dalam beternak lele.
Manfaat Penelitian
1.
Mengetahui cara beternak lele yang baik.
2.
Dapat memilih induk lele yang baik.
3.
Dapa mengantisipasi kendala yang mungkin terjadi
saat beternak lele.
Langkah - Langkah
perkembangbiakan lele
1.
Bagi yang memiliki lahan dan modal yang sedikit
kita dapat mulai dengan membangun kolam terpal. Yakni dengan membuat kolam
dengan terpal ukuran 200 Cm X 300 Cm.
2.
Memilih induk lele yang telah berusia 1,5 tahun
untuk di kembangbiakan agar. Alasannya karena jika yang telah dewasa akan lebih
kuat terhadap penyakit.
-
Ciri – Ciri induk lele yang baik
a.
Untuk Betina
1.
Bagian
perut tampak membesar ke arah anus dan jika diraba terasa lembek.
2.
Lubang
kelamin berwarna kemerahan dan tampak agak membesar.
3.
Jika
bagian perut secara perlahan diurut ke arah anus, akan keluar beberapa butir
telur berwarna hijau tua dan ukurannya relatif besar.
4.
Gerakannya
lambat.
b.
Untuk Pejantan
1. Alat kelamin tampak jelas memerah.
2. Warna tubuh agak kemerahmerahan.
3. Tubuh ramping dan gerakannya lincah
3. Setelah 1 Hari 1 Malam induk Lele
akan bertelur. Setelah 24 jam dari telur
larva lele akan menetas.
4. Larva lele kemudian di masukan ke
dalam kolam terpal dengan kedalaman air 25 cm – 30 cm.
5. Untuk pakan :
1. Setelah menjadi larva, minimal 2 – 3
hari diberi pakan cacing. Dengan takaran 1 liter cacing untuk 100.000 larva
lele. Untuk selanjutnya diberi paka pelet serbuk.
2. Setelah 2 minggu dapat diberi paka pellet
pf 1000, 78-2, 78-1, 781. Disesuaikan dengan pekembangan tubuh lele.
6. Kemudian seteelah 2 minggu berikan
vitamin. Untuk membunuh kuman yang dapat membunuh larva lele. Karena meskipun
lele sangat kuat terhadap cuaca exstrim, akan tetapi lele sangat mudah terkena
kuman yang lahir dari kotoran lele tersebut.
7. Bersihkan kolam 3 minggu sekali atau
1 bulan sekali.
8. Setelah 2 bulan sampai 3 bula lele
sudah dapat di panen.
Kendala – Kendala dalam beternak
lele.
1. Cuaca, karena air hujan dapat
mempengaruhi kadar air di kolam.
2. Kotoran lele, dapat menimbulkan
virus dan kuman.
Saran
1. Gunakan penghalang air dapat membuat
saung.
2. Bersihkan kolam 3 atau 1 bulan
sekali.