Jumat, 12 April 2013

cara beternak lele yang baik


LATAR BELAKANG MASALAH
                Lele adalah salah satu ikan yang mudah di kembang biakan karena ikan lele sangat kuat terhadap perubahan musim apapun, bahkan untuk musim yang exstrim sekaliupun. Selain dari itu ikan lele sangat mudah untuk di pasarkan karena banyak kalangan sangat suka terhadap masakan yang berbahan dasar lele. Akan tetapi banyak peternak lele yang justru gulung tikar karena menghadapi musim yang sangat exstim.
                Untuk itu lah penulis mengambil judul “CARA BETERNAK LELE YANG BAIK” dimana dapat memberikan sedikit informs bagi yang berminat beternak lele. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Rumusan masalah
1.       Bagaimana cara beternak lele yang baik?
2.       Induk lele seperti apa yang baik untuk di kembangbiakan?
3.       Bagaimana cara mengantisipasi kendala dalam beternak lele?
Tujuan Penelitian
1.       Memberikan informasi bagaimana cara beternak lele yang baik.
2.       Dapat memilih induk lele yang baik.
3.       Cara mengantisipasi kendala dalam beternak lele.
Manfaat Penelitian
1.       Mengetahui cara beternak lele yang baik.
2.       Dapat memilih induk lele yang baik.
3.       Dapa mengantisipasi kendala yang mungkin terjadi saat beternak lele.










Langkah -  Langkah perkembangbiakan lele
1.       Bagi yang memiliki lahan dan modal yang sedikit kita dapat mulai dengan membangun kolam terpal. Yakni dengan membuat kolam dengan terpal ukuran 200 Cm X 300 Cm.
2.       Memilih induk lele yang telah berusia 1,5 tahun untuk di kembangbiakan agar. Alasannya karena jika yang telah dewasa akan lebih kuat terhadap penyakit.
-          Ciri – Ciri induk lele yang baik
a.       Untuk Betina
1.      Bagian perut tampak membesar ke arah anus dan jika diraba terasa lembek.
2.      Lubang kelamin berwarna kemerahan dan tampak agak membesar.
3.      Jika bagian perut secara perlahan diurut ke arah anus, akan keluar beberapa butir telur berwarna hijau tua dan ukurannya relatif besar.
4.      Gerakannya lambat.
b.      Untuk Pejantan
1.      Alat kelamin tampak jelas memerah.
2.      Warna tubuh agak kemerahmerahan.
3.      Tubuh ramping dan gerakannya lincah
3.      Setelah 1 Hari 1 Malam induk Lele akan bertelur.  Setelah 24 jam dari telur larva lele akan menetas.
4.      Larva lele kemudian di masukan ke dalam kolam terpal dengan kedalaman air 25 cm – 30 cm.
5.      Untuk pakan :
1.      Setelah menjadi larva, minimal 2 – 3 hari diberi pakan cacing. Dengan takaran 1 liter cacing untuk 100.000 larva lele. Untuk selanjutnya diberi paka pelet serbuk.
2.      Setelah 2 minggu dapat diberi paka pellet pf 1000, 78-2, 78-1, 781. Disesuaikan dengan pekembangan tubuh lele.
6.      Kemudian seteelah 2 minggu berikan vitamin. Untuk membunuh kuman yang dapat membunuh larva lele. Karena meskipun lele sangat kuat terhadap cuaca exstrim, akan tetapi lele sangat mudah terkena kuman yang lahir dari kotoran lele tersebut.
7.      Bersihkan kolam 3 minggu sekali atau 1 bulan sekali.
8.      Setelah 2 bulan sampai 3 bula lele sudah dapat di panen.

Kendala – Kendala dalam beternak lele.
1.      Cuaca, karena air hujan dapat mempengaruhi kadar air di kolam.
2.      Kotoran lele, dapat menimbulkan virus dan kuman.

Saran
1.      Gunakan penghalang air dapat membuat saung.
2.      Bersihkan kolam 3 atau 1 bulan sekali.